HARAPAN BESAR PENYANDANG DISABILITAS TUNA NETRA DI PALEMBANG ITMI Kota Palembang Dorong Perhatian Pemerintah dan Dunia Usaha

Spread the love

Foto: ITMI Kota Palembang Dalam Kegiatan 

Palembang  15/05/26— Ikatan Tuna Netra Muslim Indonesia (ITMI) Cabang Kota Palembang menaruh harapan besar kepada pemerintah serta berbagai pihak agar memberikan perhatian yang lebih serius terhadap kesejahteraan para penyandang disabilitas, khususnya tuna netra yang saat ini bekerja sebagai terapis pijat urut di Rumah Difabel binaan PT Pupuk Sriwidjaja Palembang atau PT PUSRI Palembang.

Ketua ITMI Kota Palembang, Windarto, mengatakan bahwa sebagian besar anggota tuna netra yang dibinanya memiliki keterampilan utama di bidang pijat urut tradisional. Keahlian tersebut menjadi satu-satunya sumber penghasilan bagi mereka untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Selama ini rekan-rekan tuna netra hanya mengandalkan kemampuan pijat urut untuk mencari nafkah. Kami berharap pemerintah maupun pihak swasta dapat lebih memperhatikan keberlangsungan pekerjaan dan kesejahteraan mereka,” ujar Windarto saat ditemui di Palembang.

Menurutnya, keterbatasan akses pendidikan dan lapangan kerja membuat banyak penyandang disabilitas kesulitan memperoleh pekerjaan yang layak. Karena itu, keberadaan Rumah Difabel binaan PT PUSRI Palembang dinilai sangat membantu para tuna netra agar tetap memiliki ruang untuk bekerja dan mandiri secara ekonomi.

Namun demikian, ITMI Kota Palembang berharap dukungan yang diberikan tidak berhenti pada penyediaan tempat kerja saja. Mereka juga menginginkan adanya pelatihan keterampilan tambahan, bantuan permodalan usaha, fasilitas kesehatan, hingga program pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan bagi penyandang disabilitas.

Windarto menambahkan bahwa perhatian pemerintah daerah sangat dibutuhkan agar para penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama dalam kehidupan sosial maupun dunia kerja.

“Kami ingin rekan-rekan disabilitas tidak dipandang sebelah mata. Mereka juga memiliki semangat dan kemampuan untuk mandiri apabila diberikan kesempatan dan dukungan yang memadai,” katanya.

ITMI Kota Palembang berharap sinergi antara pemerintah, perusahaan, lembaga sosial, dan masyarakat dapat terus ditingkatkan demi menciptakan lingkungan yang inklusif serta memberikan masa depan yang lebih baik bagi para penyandang disabilitas di Kota Palembang. (red).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *