Berbagai Dugaan Kasus Korupsi di Kabupaten OKI Menjadi Tuntutan Publik

Spread the love

Ogan Komering Ilir ( Seputar Indonesia Today).Kasus dugaan korupsi di Kabupaten OKI menyeruak ke publik adanya prilaku dugaan korupsi semangkin nyata.di lakukan oleh oknum penyelenggara Negara dan birokrasi.Kamis ( 23 April 2026) Dewan pimpinan Daerah ( DPD) Ikatan Wartawan online Indonesia ( IWO.I) Kab OKI bergabung bersama masyarakat mendatangi  Kantor kejaksaan Negeri OKI guna menyampaikan tuntutan publik dengan menggelar Aksi Demo untuk mengungkap deretan panjang berbagai kasus dugaan korupsi mulai dari institusi pendidikan Desa OPD. RSUD hingga penyelenggara pemilu yang ada di kabupaten OKI yang menjadi sorotan masyarakat untuk segera di tindak

Spanduk Aksi Demo bertuliskan LAWAN KORUPSI Selamatkan Bangsa dan Uang Negara Dugaan kasus korupsi

–  Anggaran operasional RSUD Kayu agung tahun 2023-2024

-Dugaan penyimpangan dana Hibah pemilu/pilkada KPUD Kab OKI Tahun  2024-2025

– -Dugaan korupsi Dana Desa Burnai Timur.dan DesaGajah mati tahun 2025

– -Dugaan kebocoran restribusi parkir Dishub Kab OKI

– -Dugaan Pungli SPMB Tahun ajaran 2025-2026

Berbagai kasus dugaan korupsi ini menjadi tuntutan massa untuk segera dilakukan penindakan oleh pihak Kejari OKI

Langkah ini mempertegas bahwa dugaan kasus korupsi di Kab. OKI seperti menggurita. Koordinator Aksi Ali Aman dan jajaran pengurus DPD IWO.I Menyatakan bahwa publik meminta sikap tegas pihak Kejari OKI.jika terindikasi terbukti segera harus di tindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku jika tidak terbukti segera SP3.agar tidak menjadi perseden buruk . Pihak penyidik harus kridibel dan transparan terhadap kasus yang di tangani. Sementara itu pihak Kejari OKI melalui Kasi intelejen Agung Setiawan didampingi Kasi Pidsus Parid Purnomo merespon dengan membuka ruang laporan

Silahkan dilaporkan melalui PTSP akan kami registrasi dan segera di tindak lanjuti oleh penyidik. Namun respon dari pihak Kejari OKI belum sepenuhnya menjawab keinginan publik karena beberapa kasus besar yang dilaporkan seperti dugaan korupsi Anggaran operasional RSUD Kayu Agung dan Dana hibah pemilu KPUD Kab. OKI sejauh mana proses penangananya dititik ini sorotan publik bukan hanya pada adanya dugaan korupsi tapi juga mempertanyakan kinerja institusi hukum yang di Kab. OKI. Aksi berakhir tertib namun keinginan publik terus untuk mengawasi dan menuntut penegak hukum berkomitmen memberantas praktik praktik korupsi di kab. OKI ( Harry Putra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *